Aikido



Aikido merupakan seni bela diri jepang yang dikembangkan oleh Morihei Ueshiba. Secara bahasa Aikido memiliki arti “jalan selaras dengan energi kehidupan(Ki)” atau “Jalan keselarasan jiwa”.
Aikido merupakan metode bela diri dimana seorang praktisi bela diri ini menyatu dengan gerakan si penyerang kemudian mengalirkan dan memanfaatkan tenaga serangan untuk melumpuhkan penyeran itu sendiri.


Tekhnik pukulan dalam Aikido
• shōmen'uchi : Serangan vertikal pedang tangan ke arah kepala
• yokomen'uchi : Serangan Diagonal pedang tangan ke arah kepala/leher
• mune-tsuki : Pukulan ke arah dada, perut aatupun ulu hati
• ganmen-tsuki : Pukulan ke arah wajah.

Beberapa bagian dari tekhnik bantingan dalam Aikido

1. shihōnage : Tangan dilipat ke belakang melewati bahu, mengunci sambungan bahu.
2. kotegaeshi : Kuncian pergelangan tangan yang melebar yang melumpuhkan extensor digitorum (otot di bagian atas lengan).
3. kokyūnage : Nama yang digunakan untuk segala tekhnik lainnya yang tidak berkaitan, meskipun secara general tekhnik ini tidak menggunakan kuncian sendi seperti tekhnik lainnya. iriminage : Bantingan dimana nage bergerak melalui ruang yang dikuasai uke. Bentuk klasik ini tampaknya menggambarkan "garis besar" tekhnik.
4. Tenchinage : Dimulai dengan ryōte-dori; melangkah ke depan, nage menyapu satu tangan ke bawah ("earth") dan yang satu laginya ke atas ("heaven"), yang membuat uke hilang keseimbangan agar dapat dijatuhkan dengan mudah.
5. koshinage : Versi Aikido dari bantingan pinggul. Nage menurunkan pinggulnya lebih rendah dari uke, kemudian menjungkirkan uke dari titik keseimbangannya.
6. jūjinage : Bantingan yang mengunci tangan terhadap satu sama lain

7. kaitennage nage : Menyapu tangan ke belakang sehingga mengunci sambungan bahu, kemudian menggunakan tekanan ke depan untuk membanting